
“TOPOLETA” MAN 1 Soppeng Raih Juara 1 pada Business Idea Competition (BIC) 2024
Soppeng – Prestasi luar biasa kembali diraih oleh MAN 1 Soppeng melalui tim “D’Manca” yang berhasil menyabet gelar Juara 1 dalam ajang Business Idea Competition (BIC) 2024. Kompetisi yang diselenggarakan oleh Indibiz bekerja sama dengan Telkom Indonesia ini mengusung tema “Mahir Bisnis dengan Pijar Mahir” dan diikuti oleh berbagai sekolah unggulan dari seluruh Indonesia. Tim D’Manca tampil memukau dengan ide bisnis kreatif yang mengangkat produk lokal, yakni “TOPOLETA” – produk kerajinan tas (TOTE Bag), Pouch, dan dompet (Wallet) dari kain tenun Lontara khas Sulawesi Selatan. TOPOLETA sendiri akronim dari kata TOte bag, POuch, walLEt lonTAra
Produk TOPOLETA yang diusung oleh tim D’Manca bukan sekadar tas biasa. Dengan memadukan kearifan lokal kain tenun Lontara dengan desain modern, produk ini berhasil mencuri perhatian para juri. Tidak hanya menonjolkan aspek budaya, produk ini juga menawarkan kualitas premium dengan potensi ekspor, sesuai dengan tagline mereka “Menularkan Kearifan Lokal, Menancap Dunia.”
Atas prestasi itu, tim D’Manca MAN 1 Soppeng berhak menerima hadiah utama berupa uang tunai sebesar Rp 3.000.000, sebuah Chromebook, dan trofi yang menjadi simbol prestasi mereka. Ide bisnis inovatif yang mereka kembangkan diharapkan dapat menginspirasi generasi muda lainnya untuk lebih menghargai dan mengembangkan potensi lokal yang ada di sekitar mereka.
Dalam informasi yang didapatkan, tim “D’Manca” dari MAN 1 Soppeng berhasil melewati tahap pitching bersama sembilan tim lainnya yang lolos dari sekolah-sekolah ternama, termasuk SMAN 5 Makassar, SMA Zion, dan SMKN 6 Makassar. Dari persaingan ketat tersebut, tim “D’Manca” MAN 1 Soppeng berhasil keluar sebagai juara pertama, diikuti oleh SMA Athirah Makassar (Juara 2), dan SMKN 6 Makassar (Juara 3).
Kompetisi ini menantang para peserta untuk berpikir kreatif dan mampu menghadirkan ide bisnis yang relevan di era digital. Tim dari MAN 1 Soppeng, yang terdiri dari siswa-siswi berbakat, mengusung ide bisnis yang menonjolkan potensi daerah dengan pendekatan yang inovatif. Dukungan dari para pembimbing serta antusiasme siswa dalam mengeksplorasi dunia bisnis menjadi faktor penting di balik kesuksesan ini.
Kepala MAN 1 Soppeng, Musmuliadi, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian ini. “Keberhasilan ini adalah hasil kerja keras dan dedikasi tim ‘D’Manca’ serta dukungan penuh dari seluruh warga madrasah. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus berinovasi dan mengembangkan kemampuan di bidang bisnis dan kewirausahaan,” ujarnya.
Ajang Business Idea Competition ini diharapkan dapat terus menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengasah keterampilan mereka dalam bidang bisnis, serta memberi kontribusi bagi perkembangan ekonomi kreatif di Indonesia.
Azhar Hidayah, guru pembina tim D’Manca, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian ini. “Para siswa telah menunjukkan dedikasi yang luar biasa dalam mengembangkan ide bisnis ini. Mereka berhasil menggabungkan kreativitas dengan budaya lokal, menghasilkan produk yang bukan hanya estetis tapi juga bernilai ekonomi tinggi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Azhar berharap pencapaian ini tidak hanya menjadi akhir, melainkan awal dari pengembangan lebih lanjut di bidang kewirausahaan. “Ke depannya, kami akan terus mendorong siswa untuk mengikuti berbagai kompetisi serupa. Kami juga akan memperkuat program kewirausahaan di MAN 1 Soppeng agar siswa dapat lebih siap menghadapi tantangan di dunia bisnis yang sesungguhnya,” tambahnya.
Dengan keberhasilan ini, MAN 1 Soppeng kembali membuktikan diri sebagai madrasah yang unggul dalam mencetak generasi muda berprestasi, tidak hanya di bidang akademis namun juga dalam dunia kewirausahaan.



