
P5P2RA MAN 1 Soppeng: Membangun Kesadaran Lingkungan Gen-Z Lewat Gaya Hidup Berkelanjutan
MAN 1 Soppeng menggelar penutupan kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan lil ‘Alamin (P5P2RA) dengan tema “Gaya Hidup Berkelanjutan” pada hari Rabu, 21 Agustus 2024. Acara yang berlangsung di Lapangan Olahraga MAN 1 Soppeng ini dihadiri oleh seluruh civitas akademika madrasah. Kegiatan diawali dengan penampilan tarian P5 yang memukau dari anggota Sanggar Seni Budaya (SSB) TripleM MAN 1 Soppeng, memberikan semangat dan antusiasme kepada semua yang hadir.
Dalam sambutannya, Kepala Madrasah MAN 1 Soppeng, Musmuliadi, menekankan pentingnya kegiatan P5 sebagai bagian dari pendidikan di madrasah. “Kegiatan di sekolah/madrasah terdiri dari kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. P5 merupakan kegiatan kokurikuler yang tidak terpisahkan dari kurikulum merdeka. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) adalah inisiatif untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai Pancasila sebagai dasar negara dan budaya bangsa Indonesia,” ungkapnya. Musmuliadi juga menjelaskan bahwa melalui tema “Gaya Hidup Berkelanjutan,” siswa diajak untuk memahami pentingnya menciptakan keseimbangan antara kebutuhan manusia dan kelestarian lingkungan.
Menerapkan gaya hidup berkelanjutan, lanjut Musmuliadi, memberikan manfaat positif bagi lingkungan dan kualitas hidup manusia. “Dengan mengurangi penggunaan plastik, menghemat energi, dan menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan, siswa dapat membantu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Selain itu, kebiasaan-kebiasaan sehat seperti mengonsumsi makanan organik dan melakukan penghijauan juga dapat meningkatkan kualitas hidup mereka,” tambahnya.
Dalam rangkaian kegiatan P5 bertema Gaya Hidup Berkelanjutan ini, siswa mengikuti penyuluhan tentang pentingnya hidup berkelanjutan dan pembuatan produk daur ulang dengan menghadirkan sejumlah pemateri yang kompeten di bidangnya. Kegiatan ini bertujuan untuk menginspirasi siswa agar mengubah kebiasaan buruk menjadi kebiasaan yang lebih baik dalam menjalani gaya hidup berkelanjutan. Melalui penerapan konsep ini, diharapkan siswa mampu menjalani hidup dengan kesadaran penuh akan pentingnya menjaga keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya alam dan pelestariannya.
Lebih jauh lagi, Musmuliadi menegaskan bahwa dalam konteks Profil Pelajar Rahmatan lil ‘Alamin, gaya hidup berkelanjutan tidak hanya berkaitan dengan upaya menjaga lingkungan, tetapi juga mencerminkan kasih sayang dan kepedulian terhadap seluruh makhluk hidup. “Sebagai pelajar Rahmatan lil ‘Alamin, kita diajarkan untuk selalu membawa kebaikan dan kesejahteraan bagi lingkungan sekitar. Gaya hidup berkelanjutan adalah salah satu bentuk nyata dari pengamalan nilai-nilai tersebut, di mana kita tidak hanya berpikir untuk diri sendiri, tetapi juga untuk generasi mendatang dan seluruh alam semesta,” jelasnya.
Gaya hidup berkelanjutan dalam Perspektif Rahmatan lil ‘Alamin berarti hidup dengan bijaksana, menjaga keseimbangan, dan tidak mengeksploitasi sumber daya alam secara berlebihan. Ini adalah cara hidup yang memandang bumi sebagai amanah yang harus dijaga dan dirawat. Dengan demikian, siswa tidak hanya diajarkan untuk peduli terhadap lingkungan, tetapi juga untuk mengembangkan sikap yang adil, berempati, dan bertanggung jawab terhadap semua ciptaan Allah SWT.
Acara penutupan ditandai dengan penyerahan hadiah kepada peserta terbaik dan pemenang lomba kebersihan kelas dilanjutkan dengan kegiatan games bersama antara peserta didik dan para guru MAN 1 Soppeng. Pelaksanaan Games ini semakin mempererat kebersamaan dan semangat dalam menjalani gaya hidup berkelanjutan. Melalui program P5 ini, diharapkan kesadaran dan tindakan konkret dari siswa dapat menjaga dan melestarikan lingkungan, serta mewujudkan sekolah yang hijau dan berkelanjutan, selaras dengan visi Pelajar Rahmatan lil ‘Alamin.



