
SCREENING KESEHATAN SISWA, PETUGAS PUSKESMAS SALOTUNGO DATANGI MAN 1 SOPPENG
Masalah kesehatan selalu jadi hal yang tak pernah selesai di bicarakan apalagi menyangkut pertumbuhan generasi muda dan penerus bangsa di masa mendatang, terutama untuk generasi emas tahun 2045. Sehubungan dengan hal tersebut, pada tanggal 24 Mei 2023 bertempat di MAN 1 Soppeng, Tim Puskesmas Salotungo bersama Tim UKS MAN 1 Soppeng melakukan penjaringan kesehatan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat yang sangat penting bagi semua orang termasuk kalangan pelajar.
Dalam kegiatan ini, yang menjadi sasaran kegiatan adalah peserta didik kelas X dan kelas XI. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi dini siswa yang memiliki masalah kesehatan atau masalah perkembangan agar segera mendapatkan penanganan sedini mungkin dan dalam rangka menjaga kesehatan bersama serta meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi peserta didik.
Ketua Tim Penjaringan Kesehatan, drg. Muhlisa ketika di tanya menjelaskan bahwa Penjaringan Kesehatan Anak Sekolah (Screening) adalah salah satu bentuk dari pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk mendeteksi dini siswa yang memiliki masalah kesehatan agar segera mendapatkan penanganan sedini mungkin serta tersedianya data atau informasi untuk menilai perkembangan kesehatan peserta didik.
“Kegiatan yang kita lakukan ini bertujuan untuk mendeteksi kesehatan peserta didik lebih dini dan bagi mereka yang memiliki masalah kesehatan agar segera mendapatkan penanganan sedini mungkin serta tersedianya data atau informasi untuk menilai perkembangan kesehatan peserta didik sehingga di awal, kita membagikan angket untuk diisi yang akan menjadi bahan bagi kita para tenaga kesehatan yang akan di evaluasi, selanjutnya kita serahkan kepada pihak madrasah untuk di tindak lanjuti”, terang drg. Muhlisa selaku ketua tim.
Sementara itu, pembina UKS MAN 1 Soppeng ketika ditanya mengatakan bahwa Kegiatan penjaringan kesehatan selalu dilaksanakan secara berkala bagi anak didik yang masuk sekolah MAN 1 Soppeng. Selain melakukan penjaringan kesehatan, juga dilaksanakan pemantauan dan investigasi terhadap kondisi Asrama dan Kantin siswa untuk memastikan kondisi asrama dan kantin dari sisi sanitasinya.
“Ini menjadi kegiatan rutin, apalagi MAN 1 Soppeng yang sudah memiliki label sebagai sekolah sehat harus memberikan sebuah kepastian dan jaminan akan kondisi sekolah dan segenap civitas akademika dalam keadaan sehat termasuk para peserta didik” tutur Alumni IKIP ini
Kegiatan penjaringan kesehatan terdiri atas : Pengecekan ketajaman mata, Tekanan darah, Tinggi badan, Berat badan, Detak jantung, Lingkar lengan
Penjaringan kesehatan dan pemeriksaan berkala dilakukan melalui ; Pemeriksaan kesehatan menggunakan kuesioner, Kuesioner berisi pertanyaan mengenai riwayat kesehatan keluarga, diri, imunisasi dan perilaku terkait kesehatan lainnya, Kuesioner diisi oleh masing-masing peserta didik.
Selanjutnya, untuk Pemeriksaan kesehatan secara fisik oleh sekolah/madrasah (guru dan kader kesehatan sekolah) dan petugas Puskesmas Pemeriksaan fisik yang dilakukan oleh sekolah/madrasah antara lain: pengukuran tinggi badan, berat badan, tekanan darah (menggunakan pengukur tekanan darah digital bila tersedia) pemeriksaan ketajaman penglihatan dan pemeriksaan kebersihan diri (kuku, rambut) serta pemeriksaan kebugaran jasmani. Kemudian pemeriksaan klinis yang juga dilakukan oleh tenaga kesehatan antara lain; pemeriksaan gigi dan mulut, pemeriksaan telinga, denyut jantung dan pernapasan dan lain lain.
Dengan kegiatan seperti ini diharapkan bisa menjadi sebuah ikhtiar dalam mewujudkan visi dan misi madrasah melahirkan generasi beriman, sehat, cerdas dan ceria menuju generasi emas 2045, sebagaimana di ungkapkan oleh Musmuliadi, Kepala MAN 1 Soppeng
“Dalam mengolah pendidikan maka ada 4 (empat) hal yang harus diolah yaitu Olah Hati (Beriman), Olah Raga (Sehat), Olah Otak (Cerdas) dan Olah Rasa (Empati)”. tutur pria yang hobby membaca dan olahraga ini.


