
Pendaftar Peserta Didik Baru di MAN 1 Soppeng melebihi kuota
Watansoppeng, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) MAN MAN 1 Soppeng dibuka 2 (dua) tahap sejak tanggal 17 April Silam. Calon siswa baru yang telah mendaftar di madrasah tersebut telah mendekati angka 300 pendaftar, sementara kuota yang disediakan madrasah hanya 224 peserta didik baru untuk 7 (tujuh) rombel dengan estimasi 32 orang per rombel.
Ketua Panitia PPDB Salama mengatakan, pendaftaran peserta didik baru di madrasah untuk tahun ajaran 2023/2024 dibuka dengan beberapa jalur. Dan untuk MAN 1 Soppeng jalur yang dibuka yaitu Jalur Affirmasi dan Jalur Regular melalui web sbmmsulsel.id. Pada hari ketiga pendaftaran dibuka, jumlah pendaftar telah melebihi dari kuota siswa baru yang tersedia.
“Sebelum dibuka pendaftaran, banyak orangtua calon peserta didik MAN 1 Soppeng yang mendaftarkan anaknya di madrasah dan inden sejak tahun lalu,” ujar Salama, Selasa (16/5).
Calon peserta didik yang telah mendaftar mencapai hampir tiga ratusan sedangkan kuota madrasah untuk penerimaan peserta didik baru pada tahun ini hanya 224 orang.
“Pembatasan kuota peserta didik baru ini tidak lepas dari keterbatasan fasilitas yang dimiliki MAN 1 Soppeng, dan setiap peserta didik yang mendaftar akan di terima semua selama mengikuti tahapan-tahapan PPDB mulai kelengkapan administrasi, tes BTQ, tes pemetaan kemampuan dan wawancara, apalagi MAN 1 Soppeng sebagai Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA) tidak boleh menolak peserta didik baru selama masih memungkinkan” kata kepala madrasah, Musmuliadi
Lebih lanjut dikatakan bahwa ruang kelas yang tersedia belum mampu mengimbangi antusias masyarakat yang mendaftarkan anaknya ke MAN 1 Soppeng sehingga semua ruangan terpaksa digunakan, baik Ruang Perpustakaan, Ruang Laboratorium Komputer, Laboratorium IPA, Aula pertemuan.
“Kami sangat bersyukur karena animo masyarakat terhadap MAN 1 Soppeng sangat tinggi ini terlihat dari membludaknya pendaftar yang masuk dan itu bukan hanya berasal dari wilayah Kabupaten Soppeng akan tetapi dari luar kabupaten bahkan luar provinsi. Kami berharap, semoga ke depan ada bantuan untuk penambahan ruang kelas baru agar bisa mengakomodir tingginya minat masyarakat yang akan menyekolahkan anaknya di madrasah.” Tutur Peraih Kepala Madrasah Inovatif Nasional Kemenag RI 2020 ini.
Sekedar informasi bahwa perkembangan MAN 1 Soppeng 5 tahun terakhir telah mengubah wajah madrasah ini dari madrasah pembuangan menjadi salah satu madrasah favorit di Sulawesi Selatan yang sangat diminati masyarakat dan itu terbukti dengan jumlah pendaftar yang senantiasa bertambah dari tahun ke tahun. Banyak madrasah yang merasa resah karena tidak ada atau kurang peminatnya akan tetapi ada juga yang gelisah karena banyak peminatnya namun tempat sangat terbatas. Semoga masalah ini akan segera teratasi.
Sekedar informasi bahwa MAN 1 Soppeng telah menorehkan beberapa prestasi sampai ke tingkat nasional, baik dari siswa, guru, kepala madrasah maupun prestasi madrasah.
Sebut saja diantaranya Madrasah Sehat 2017, Madrasah Ramah Anak terbaik Nasional 2018, Madrasah Adiwiyata 2019, Madrasah Riset 2020, Madrasah Terstandarisasi dan Rujukan Nasional SRA 2021 oleh Kemen PPPA RI


